CISELTODAY.COM, Cipanas – Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Panggarango (TNGGP) mengeluarkan surat edaran terkait penutupan kegiatan pendakian. Surat dengan titi mangsa 28 Juni 2019 itu ditujukan kepada pendaki, masyarakat, pengunjung wisata, dan penggiat alam bebas.

Kegiatan pendakian di TNGGP akan ditutup untuk umum selama sepuluh hari, terhitung dari Senin (12/8/2019) sampai Rabu (21/8/2019).

Baca Juga: FOTO: Irigasi Jebol, Sawah di Sembilan Desa Terancam Kekeringan

Alasan kegiatan pendakian ditutup sementara berdasarkan ramalan prakiraan musim kemarau yang dikeluarkan oleh Badan Meteorlogi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Isinya menyatakan bahwa bulan Agustus menjadi puncak musim kemarau di Pulau Jawa, khususnya Cianjur, sukabumi dan Bogor.

Baca Juga: Facebook dan WA Down Lagi Hari Ini?

“Dalam rangka antisipasi kebakaran hutan, pengamanan kawasan, dan kegiatan operasi bersih, menyatakan kegiatan pendakian di Gunung Gede Pangrango ditutup untuk umum,” demikian isi surat edaran yang ditandatangani oleh Kepaa Balai Besar TNGGP, Wahju Rudianto itu.

Foto: Istimewa

Humas Balai Besar TNGGP, Ade Bagja, mengonfirmasi terkait isi surat yang telah beredar di media sosial itu. Ia pun mengirimkan foto scan surat tersebut saat dikonfirmasi.

Baca Juga: TRIP REPORT: Cerita Pendakian Gunung Gede Mahatala STIT Al-Azami

Para pendaki pun menanggapi penutupan sementara pendakian TNGGP. Misalnya Dian, salah satu anggota Gerakan Resik Nusantara (Green) yang mengajak agar semua pihak mematuhi aturan yang dikeluarkan pengelola.

“Tentunya semua pihak harus mematuhi aturan tersebut. Ini dilakukan demi TNGGP,” tuturnya. (ct3)

Reporter : Arif Syarifudin
Editor : M Reza Fauzie